ASESMEN NASIONAL (AN) SMK (Dr. Jahani, MM)

Pada rapat kerja guru dan pegawai SMK N 2 Wonosari beliau menyampaikan materi terkait assesmen Nasional. Dalam paparannya beliau menyampaikan beberapa hal diantaranya :

  1. Kebijakan MERDEKA BELAJAR dilakukan untuk merevolusi kegiatan pembelajaran guna mengejar ketertinggalan DAYA SAING siswa Indonesia
  2. “MERDEKA BELAJAR adalah upaya menjadikan siswa insan mandiri melalui proses berpikir dan berkarya sebagai bagian utama dari petualangan belajar yang penuh kegembiraan dalam rangka mengembangkan potensi dan kompetensinya”
  3. Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter : Asesmen Nasional
  4. tahun 2021 UN akan diubah menjadi Asesmen kompetensi minumum dan surve karakter yang meliputi :
  • Literasi : Kemampuan bernalar tentang dan penggunaan bahasa
  • numerasi : kemampuan bernalar menggunakan matematika
  • Karakter : misalnya pembelajar, gotong royong, kebinekaan dan perundangan
    PERSYARATAN PESERTA ASESMEN NASIONAL
    • Satuan Pendidikan Penyelenggara wajib terdaftar di DAPODIK atau EMIS (Kemenag) dan memiliki NPSN yang valid
    • Peserta Didik wajib terdaftar di DAPODIK atau EMIS (Kemenag) dan memiliki NISN yang valid
    • Peserta Didik yang terpilih sebagai sampel pada satuan pendidikan (Jenjang SMA/MA/SMK/MAK sederajat maksimal 45 orang dan cadangan 5 orang)
    • Peserta Didik SMK berada pada kelas XI
    • Pendidik/Guru wajib terdaftar di DAPODIK atau EMIS (Kemenag) dan aktif mengajar pada satuan pendidikan penyelenggara
    • Kepala Sekolah wajib terdaftar di DAPODIK atau EMIS (Kemenag) dan aktif menjabat pada satuan pendidikan penyelenggara