Perkokoh Karakter Siswa, SMK Negeri 2 Wonosari Gelar Internalisasi Budaya Jawa dan Pelatihan Mendalang di Sanggar Seni Omah Srikandi
GUNUNGKIDUL — SMK Negeri 2 Wonosari terus berkomitmen membekali para siswanya tidak hanya dengan keterampilan teknis dan kejuruan, tetapi juga dengan penanaman nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan internalisasi budaya Jawa yang digelar di Sanggar Seni Omah Srikandi. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajarkan secara langsung tata cara mewiru jarik (melipat kain batik sesuai pakem), teknik dasar mendalang (memainkan wayang), serta berbagai etika dan adat istiadat Jawa.
Melalui pendekatan praktis, para peserta diajak memahami bahwa seni tradisi Jawa memiliki filosofi mendalam. Keterampilan mewiru jarik melatih kesabaran dan kerapian, sementara seni mendalang mengasah kepemimpinan, kemampuan olah vokal, kepatuhan pada alur cerita, serta ketangkasan olah rasa—nilai-nilai yang sangat relevan dengan budaya kerja industri dan pembentukan karakter.
Jlitheng Sastra Aji, salah satu narasumber kegiatan, menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan formal seperti SMKN 2 Wonosari dan sanggar seni menjadi langkah strategis untuk mendekatkan generasi muda pada akarnya. Menurutnya, pembelajaran budaya tidak boleh berhenti pada teori, melainkan harus dipraktikkan langsung—mulai dari memegang jarik hingga mencoba sabetan wayang di balik layar.
Hal senada diungkapkan oleh Valentina Wenda Febriyani. Ia menyoroti antusiasme para siswa saat mempraktikkan langsung teknik mewiru jarik dan olah karakter wayang. Menurut Valentina, pengalaman memegang kain, mengukur lipatan, serta memainkan tokoh wayang secara langsung memberikan kesan mendalam yang menumbuhkan rasa bangga terhadap tradisi sendiri.
Sementara itu, Pak Dalang Sumiyarno Hadi Pramono memberikan penguatan dari sisi filosofi seni pedalangan dan etika Jawa. Beliau menekankan bahwa pembelajaran adat Jawa—mulai dari tata busana, kepemimpinan seorang dalang dalam membawakan lakon, hingga tata krama bertutur kata—merupakan benteng moral yang amat penting. Nilai-nilai ini diharapkan dapat membentengi para siswa SMKN 2 Wonosari agar tetap santun, bijaksana, dan berintegritas di tengah pesatnya perkembangan zaman.
Salah satu peserta kegiatan, Arya Rangga Saputra, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari pelatihan ini. Ia mengungkapkan bahwa mempelajari kerumitan mewiru jarik hingga mencoba langsung teknik dasar mendalang ternyata sangat menantang sekaligus menyenangkan, memberikan rasa bangga tersendiri ketika berhasil mengekspresikan karakter wayang sesuai petunjuk narasumber.
Melalui kegiatan internalisasi budaya di Sanggar Seni Omah Srikandi ini, SMK Negeri 2 Wonosari berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara profesional di bidang keahliannya, tetapi juga memiliki kepribadian yang berakar kuat pada nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Perkuat Kesiapan Kerja Siswa, SMKN 2 Wonosari Resmi Jalin Kerjasama Strategis dengan BNET Academy
YOGYAKARTA – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lulusan dan mempererat keterkaitan dengan dunia industri, SMK Negeri 2 Wonosari resmi menandatangani Nota Kesepa
KEGIATAN PEMBINAAN GURU SMKN 2 WONOSARI SETELAH UPACARA HUT KE-8+ KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Wonosari, 17 Agustus 2025 — Setelah pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMKN 2 Wonosari melanjutkan rangkaian kegiatan deng
Persiapan Menghadapi Musim Penghujan, Peserta Didik Proli TKP Praktik Membuat Biopori
Jumat, 31 Juli 2026 – Dalam rangka mempersiapkan lingkungan sekolah menghadapi musim penghujan, peserta didik Program Keahlian TKP melaksanakan praktik pembuatan lubang biopori di
Kepala SMKN 2 Wonosari Sosialisasikan Program Adiwiyata Smakadano ASRI kepada Seluruh Warga Sekolah
Wonosari, Rabu, 22 Juli 2026 – SMKN 2 Wonosari mengawali penguatan budaya peduli lingkungan melalui sosialisasi Program Adiwiyata yang disampaikan oleh Kepala SMKN 2 Wonosari, Bap
SMKN 2 Wonosari Terima Kunjungan Studi Banding SMK YPE Sampang Bahas Pembelajaran TEFA dan Sistem Blok
Wonosari – SMKN 2 Wonosari menerima kunjungan studi banding dari SMK YPE Sampang dalam rangka berbagi praktik baik penyelenggaraan pembelajaran Teaching Factory (TEFA) dan Sistem